Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jalan Pulang

Jalan Pulang: Gerbang Unsrat

Gambar
  Gerbang Universitas Sam Ratulangi — saksi ribuan langkah pulang. Ada yang datang dengan penuh semangat. Ada yang datang dengan ragu-ragu. Tapi semua pernah berdiri di bawah gerbang ini sebagai pemula. Gerbang Universitas Sam Ratulangi bukan sekadar pintu masuk kampus. Ia seperti batas tipis antara “anak sekolah” dan “orang yang sedang belajar menjadi dewasa”. Di bawah tulisan Selamat Datang, banyak cerita dimulai. Motor yang keluar masuk bukan cuma kendaraan — itu mimpi yang sedang bergerak. Ada yang mengejar kelas pagi. Ada yang pulang dengan kepala penuh tugas. Ada juga yang hanya ingin duduk lama di dalam, karena di sinilah pertemanan tumbuh tanpa dibuat-buat. Langit siang terlihat terang, tapi perjalanan di dalamnya tidak selalu mudah. Ada hari-hari lelah. Ada hari-hari ingin menyerah. Namun setiap kali melewati gerbang ini lagi, selalu ada rasa: “Baiklah, kita coba lagi.” Gerbang ini tidak memilih siapa yang masuk. Ia hanya berdiri. Diam. Kokoh. Menjadi saksi ribuan cerita y...

Jalan Pulang

Gambar
 Di Antara Dua Jalan Kadang kita berdiri di satu titik, bukan untuk memilih arah, tapi untuk memahami perjalanan. Di jalan pulang kampung, langkah terasa berbeda. Tidak tergesa, tidak pula berat.  Seolah setiap belokan mengajak saya untuk melihat lebih pelan—bukan hanya ke depan, tetapi juga ke dalam diri sendiri. Ada sesuatu tentang perjalanan yang tidak selalu bisa dijelaskan. Pepohonan di sisi jalan, udara yang lebih jujur, dan suasana yang sederhana menghadirkan ketenangan yang jarang saya temukan di tempat lain. Di tengah kesibukan yang sering menuntut kepastian, perjalanan ini justru memberi ruang untuk ragu dengan tenang. Saya menyadari bahwa tidak semua persimpangan harus segera diputuskan. Ada momen ketika saya hanya perlu berdiri sejenak—bukan untuk menyerah, melainkan untuk mengakui bahwa saya belum sepenuhnya siap menentukan arah Sering kali kita takut terlihat lambat. Takut dianggap tidak tahu arah. Padahal, melambat bukan berarti tersesat. Justru di saat seperti ...