Jalan Pulang: Gerbang Unsrat

 



Gerbang Universitas Sam Ratulangi — saksi ribuan langkah pulang.


Ada yang datang dengan penuh semangat.
Ada yang datang dengan ragu-ragu.
Tapi semua pernah berdiri di bawah gerbang ini sebagai pemula.

Gerbang Universitas Sam Ratulangi bukan sekadar pintu masuk kampus. Ia seperti batas tipis antara “anak sekolah” dan “orang yang sedang belajar menjadi dewasa”.

Di bawah tulisan Selamat Datang, banyak cerita dimulai.

Motor yang keluar masuk bukan cuma kendaraan — itu mimpi yang sedang bergerak. Ada yang mengejar kelas pagi. Ada yang pulang dengan kepala penuh tugas. Ada juga yang hanya ingin duduk lama di dalam, karena di sinilah pertemanan tumbuh tanpa dibuat-buat.

Langit siang terlihat terang, tapi perjalanan di dalamnya tidak selalu mudah.
Ada hari-hari lelah.
Ada hari-hari ingin menyerah.

Namun setiap kali melewati gerbang ini lagi, selalu ada rasa:
“Baiklah, kita coba lagi.”

Gerbang ini tidak memilih siapa yang masuk.
Ia hanya berdiri. Diam. Kokoh.
Menjadi saksi ribuan cerita yang mungkin tak pernah tertulis.

Dan mungkin, suatu hari nanti, ketika semua sudah selesai —
yang paling diingat bukan gedungnya, bukan tugasnya,
melainkan langkah pertama saat melewati gerbang itu.

Karena dari sinilah, banyak jalan hidup mulai berubah arah.




Komentar